10 Players Call Of Duty Kaya Dari eSports

Top 10 Players Call Of Duty

eSports – Call Of Duty kini menjadi sebuah game yang memiliki daya tarik kuat dalam industri eSports International ataupun lokal. Betapa tidak, hadiah yang ditawarkan dengan nominal yang menakjubkan bagi Gamers Professional.

Walau sesungguhnya bila dibandingkan dengan turnament eSports lainnya macam Dota 2, Legue of Legends atau CS:GO, prizepool Call Of Duty dalam ajang eSports masih belum bisa sebesar game – game tersebut.

Biar pun begitu, tak mengurangi bahkan Gamers Pro tetap sangat antusias untuk mengikuti berbagai turnament game Call Of Duty dimana pun diselenggarakan.

Menjadi seorang Pro Player itu memang harusnya tak sekedar mengejar nominal hadiah yang ditawarkan, karena semakin banyak turnament yang diikuti maka akan lebih lama jam terbang sehingga skill individu semakin terasah.

Berdasarkan Info Game yang beredar sejak Call of Duty: Experience 2011, yang menyuguhkan hadiah utama senilai US$1,000,000, ada lima event lain dengan prizepool hingga US$1,000,000.

Nominal ini memungkinkan pemain mendedikasikan lebih banyak waktu dan energi untuk COD, dan menjadikan eSports Call of Duty sebagai karier. Beberapa dari mereka bahkan telah membuat karir eSports sangat menguntungkan secara finansial.

1. Damon “Karma” Barlow – US$634,475;

Sungguh tak mengejutkan ataupun mengherankan bila juara dunia tiga kali dalam sejarah kompetitif Call of Duty dapat menempati urutan pertama diantara Top 10 Players Call Of Duty.

Dengan kejuaraan dunia yang dicapai pada tahun 2013, 2014, dan 2017, Karma telah terbukti menjadi salah satu pemain paling sukses tidak hanya di Call of Duty, tapi juga dalam esports secara keseluruhan.

Karma telah bermain untuk OpTic Gaming sejak April 2015 dan hingga saat itu, dia berhasil memenangkan 13 turnamen dan menambah ratusan ribu dollars ke rekening banknya.

2. Ian “Crimsix” Porter – US$596,550;

Crimsix adalah pemain dengan kemenangan terbanyak dalam era kompetitif Call of Duty. Sebanyak 31 kejuaraan telah sukses diraih, jelas memungkinkannya untuk berada diposisi ini dalam jumlah uang.

Memenangkan turnamen Call of Duty paling bergengsi pada tahun 2014 dan tahun 2017, Crimsix mengumpulkan uang dengan jumlah hampir US$250,000 hanya dari dua event tersebut.

3. Jordan “JKap” Kaplan – US$564,025;

Meskipun JKap tidak dikenal karena permainannya selama era Advanced Movement (2015-2017), ia memenangkan dua dari tiga kejuaraan dunia selama era tersebut. Dan di ajang CWL Championship, ia harus puas dengan finis di urutan kedua.

Total hadiah kemenangannya terus tumbuh di Call of Duty:World War II, karena Luminosity Gaming memenangkan Northern Arena Showdown pada bulan Desember dan menempati posisi kedua pada kompetisi CWL New Orleans 2018 baru-baru ini.

4. Seth “Scump” Abner – US$513,645;

Bisa dibilang pemain paling populer dalam kompetitif Call of Duty, Scump akhirnya memenangkan kejuaraan dunia pertamanya di tahun 2017 setelah mengalahkan Team EnVyUs di grand-final.

Kemenangan itu tidak hanya memberikan satu-satunya prestasi yang dia dapatkan dari karirnya, Scump juga menambahkan lebih dari US$100,000 sebagai total pendapatannya.

5. Matthew “FormaL” Piper – US$456,175;

FormaL bisa dibilang pemain Call of Duty yang paling berbakat dalam sejarah, dan dia kebetulan bermain untuk salah satu tim Call of Duty terbaik dalam sejarah sebagai bagian dari OpTic Gaming.

Selama tiga tahun terakhir, tidak dapat disangkal bahwa OpTic adalah ancaman untuk memenangkan suatu event. Sesungguhnya sangat layak menjadi sang penantang dalam tiap turnament Call Of Duty.

Kerap mendominasi dalam beberapa tahun terakhir bahkan, sejak dimulainya Advanced Warfare, OpTic Gaming telah memenangkan 18 kejuaraan.

Di banyak turnamen tersebut, FormaL bersinar sebagai pemain terbaik di timnya dan salah satu yang terbaik di seluruh event tersebut.

Meskipun OpTic memiliki awal yang lambat untuk Call of Duty:World War II, bukan menjadi alasan tim lain untuk memandang sebelah mata tim asal Amerika Serikat ini.

6. Austin “SlasheR” Liddicoat – US$401,750;

Dalam beberapa tahun terakhir, hanya ada sedikit pemain yang bisa mengatakan bahwa mereka lebih baik daripada SlasheR. Dikenal karena konsistensinya dan kemampuan yang luar biasa, SlasheR memenangkan kejuaraan CWL 2016 dengan Tim EnVyUs.

Sayang baginya, Tim EnVyUs kesulitan dalam dua bulan pertama era kompetitif Call of Duty: World War II. Bisa saja terjadi dikarenakan lawan – lawan yang dihadapi lebih fokus dalam game tersebut.

SlasheR akan mencoba untuk membawa timnya kembali ke jalur kemenangan mereka seperti yang diharapkan saat mereka hampir memenangkan World Championship pada bulan Agustus lalu.

7. Bryan Apathy Zhelyazkov – US$377,625;

Demikian pula dengan mantan rekan setimnya John, pendapatan Apathy telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Nyaris menyamai angka pendapatan dari SlasheR, Apathy diyakini oleh kami bahwa bisa menyusulnya.

Memenangkan World Championship dengan Tim EnVyUs pada tahun 2016 merupakan pendapatan terbesarnya dalam event CoD, namun keberhasilannya yang konsisten memungkinkan dia untuk mendapatkan pundi-pundi uang untuk ke depannya.

Bergabungnya Apathy dengan Evil Genuises, membuat dia akan bersanding dengan ACHES, NAMELESS, dan Enable untuk turnamen-turnamen kompetitif yang akan datang.

8. Johnathon “John” Perez – US$370,950;

Menyandang title MVP pada turnamen CWL Championship 2016 dan kemenangan timnya, John telah mengumpulkan sebagian besar dari total pendapatannya dalam beberapa tahun terakhir.

Terlepas finish di posisi lima di Inaugural World Title Tournament 2013, 10 event dengan penghasilan tertinggi John berada di dalam dua tahun terakhir karirnya sebagai pro player.

Setelah jatuh dari Call of Duty World League dua kali berturut-turut, John memutuskan pindah dari Team EnVyUs dan bergabung dengan Luminosity Gaming dan sudah memenangkan berbagai kompetisi Call of Duty.

9. James “Clayster” Eubanks – US$346,625;

Memenangkan satu-satunya kejuaraan dunia pada tahun 2015 adalah pencapaian karirnya yang gemilang. Baru tahun lalu, pro player satu ini mengalami tahun penghasilan tertinggi-nya dari berbagai event.

Sejak terakhir kali dirinya pada musim Advanced Warfare, Clayester memenangkan gelar juara dunia.

Clayster saat ini bermain untuk eUnited, salah satu tim top di dunia. Pada kedua event sepanjang musim ini, mereka hanya berbeda beberapa round untuk mengalahkan sang juara Team Kaliber.

10. Patrick “ACHES” Price – US$273,925;

Patrick “ACHES” Price sudah lama melanglang buana dalam kompetitif CoD, Evil Genuises, FaZe Clan, Team EnVyUs hingga karir emasnya saat mendominasi scene kompetitif tahun 2013 dan 2014 sebagai leader tim compLexity.

Dengan segudang pengalaman dan achievement dalam scene kompetitif CoD, tidak heran jika sekarang Cloud9 tertarik merekrut pemain ini ke dalam timnya.

Apakah akan ada nama seorang Gamer Professional dari Indonesia yang dapat masuk dalam posisi 10 Players Game CoD nantinya ? Mudah – mudahan saja akan secepatnya terealisasi, teruslah berlatih dan berusaha lebih giat lagi !

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*